Rabu, 24 Desember 2008

kontradiksi



Wahai engkau jiwa yang didalam.mengapa tak mau berdamai denganku? Mengapa terlihat engkau setuju denganku..kemudian engkau mengingkariku..sungguh kebodohan telah merasuki dirimu, mengapa tak bercermin kepadaku. Aku sang penguasa pikiran..aku adalah logika.aku adalah kenyataan..

Sedangkan kau..kau hanya jiwa lemah yang bisa ditipu daya..kau terlalu mudah dibohongi atas nama cinta..pikirlah..apa yang telah diberikan cinta selama ini untuk dirimu?? Kau naïf..buka mata hatimu rasakan ketajamannya, tidakkah yang kau dapatkan hanya kesakitan dan lagi-lagi menorehkan luka dalam, sampai kapan kau mau diperlakukan aneh begitu...

Wahai kau jiwa yang hanya berfikir dengan perasaan buka jendela hatimu dengan lebar.. kau tahu mengapa letakku diatas dan bermahkota? Karena aku adalah penguasa tubuh ini, aku yang berhak memerintahkan apa-apa yang harus dilakukan, mengapa kau selalu mengintervensiku, mengganjalku.. mematahkan semangatku dan memberikan penilaian atas tindakanku?

Kau tak berhak atas itu karena kelemahanmu
Dengan perasaanmu yang lembek itu kau tak boleh dikedepankan
Aku muak dengan kecengenganmu..aku muak dengan sikapmu yang mengiba
Cobalah untuk diam dan tak berfikir..
Kau terlalu lelah untuk itu


00.00 wita

2 komentar:

  1. touch ur soul with ue mind. say...yang paling penting,sangat penting malah dalam diri qt adalah KATA HATI,bagian terkecil dlm diri qt yg sering kali qt abaikan. perasaan n logika seharusnya berbuat atas kt hati qt. kata ht yg sll bersama Tuhan tar. Insya Allh lo bisa leawtin. dan kl mau nulis puisi or cerpen ttg lo buatlah seakan akan itu lo sendiri,bumbuin dgn sedkit khayalan hehehe

    BalasHapus
  2. wedew..ibu muda satu ini yg lagi belajar masak..selalu menambahkan kata bumbu hqiqiqi..
    ok siap..sobat..thank ya doanya..smg thun2 kedepan qt lbh dewasa lagi dalam bersikap.amin

    BalasHapus

GOD BLESS U buat anda yg sudah sharing dengan mentari

 
Dear Diary Blogger Template