Senin, 26 Oktober 2015

Musim Mengabdi




Judul yang aneh, ada juga musim cherry yg gak pernah gw nonton sekalipun tp spertinya rame... itu pasti acara Kuliner yak? seperti Master cheff, hanya lokasinya outdoor, bersama artis2 cantik dg pakaian yg minim dg suasana yg ceria di kebun cherry yg lagi berbuah. dan menu yang disajikan semua harus menggunakan bahan cherry. heum spertinya bgtu.

di Kota kecilku sekarang lagi ada 2 musim, musim Asap dan musim masker, jadi rame banget akhirnya, gara2 musim asap, puskesmas rame. Rumah saki rame, klinik rame..egh..ini buat yang melahirkan dimusim asap. sekolah sampe diliburkan untuk menikmati dan memeriahkan asap yang kian menebal,wuiich.. gak pake kembang api, tinggal lempar pewarna az... jadi deh..efek kembang api berwarna warni, layaknya run colours,  kerenlah pokoknya Matahari az sampe gak terlihat, berasa negeri di awan, tapi gkpapalah..bagus donk..slama ini banyak yang ngedumel gara2 Matahari, terik bangetlah..menyengatlah kayak tawon, cerah ceria lah tapi pake emoticon mewek.. 
sudah hampir 3 bulan matahari bersembunyi dibalik asap...mungkin dia malu..mungkin juga dia malez. entahlah..

begitu juga Musim Masker, rame bangetlah, masker jadi barang konsumsi tinggi, kemana2 liat orang pake masker, seperti trend yang mewabah, sperti trend baru di china, mereka menggunkan aksesoris tanaman dikepala, seakan2 kepala mereka itu subur..sangking suburnya..bisa menumbuhkan kecambah, sayur2an, buah2an, tapi dibuat imut2..coba yang tumbuh Labu...seru juga..skalian buat acara helloween. maskernya juga aneh2 ada yang untuk digunakan di Rumah sakit, ada masker bengkoang, tomat, avocado, psst...itu mah bedak...

Musim masker ini jadi ajang coba2 untuk wanita gimana kalo ntar mereka memakai cadar terlihat seperti apa, mau pake cadar beneran takut dihujat, kelakuan gak sesuai dg pancasila  dan UUD 45, jadilah perempuan bermasker surban jadi2an  atau perempuan yang tak dirindukan.

aaaaarghhk....lagi gak mood nulis..tadinya mau nulis tentang LDR karena lagi musim pengabdian...malah jadi kemana2...ya udin kamarudin..lagian saya cuman mau ngetes..apa masih bisa sya nulis di blog kali az lupa password, kali aza lupa cara ngetik dan cara memposting, yah kita liat azalah ntar bisa apa gak... yang pasti dah 2 hari ini kota kecilku di guyur hujan berkah smoga negeri di awan segera berlalu...dan hujan ini hujan yang sama di RIAU sana dan di Palangkaraya. Aamiin..
lama gak bergaul dg blogspot, kangeen.

Salam Langit Biru

Read More ..

Selasa, 17 Agustus 2010

KEPADA KAWAN

....Indonesia....

jangan pernah menghujatnya...

jangan menjadi durhaka...karena disanalah engkau dibesarkan...

dipangkuan Ibu pertiwi...


....Indonesia....

jangan pernah mencemoohnya...

jangan menjadi kacang lupa kulitnya...karena dibelahan bumi inilah

engkau berpijak...dibelahan bumi yang ini engkau didewasakan...


....Indonesia...

Jangan pernah mengkhianatinya...

jangan pernah menjadi pembelot... karena nenek moyangmu dulu..

membelanya hingga tetes darah terakhir..


Sadarlah Kawan...

Ia adalah Ibu yang memberikan segalanya buat kita...

tanah air yang subur....negeri elok...beragam budaya...

keunikan...misteri...sejuta pesona anak negeri....

sumber daya alam yang berlimpah....

bahkan negeri lain setengah mati iri dengki

ingin merampas kejayaan Indonesia dengan berbagai cara...


mengapa kita masih saja tidak bersyukur

atas segala limpahan rahmat yang ada di bumi Indonesia...

mengapa masih aja kita kufur....

mengapa sering kita memicingkan mata, mendengus marah

dan berucap keji kepada Ibunda Pertiwi....

Ibu yang bernama "INDONESIA"

sadaralah kawan..Ia tak salah apa - apa...

ia tak salah apa - apa


Apakah kalian marah kepada Ibu...

hanya karena ibu tak se elok dulu lagi ?

Apakah kalian membenci Ibu...

karena harta warisannya telah terkuras?

Apakah kalian malu terhadap Ibu...

karena ia telah tua dan renta?

Apakah kaliah mencaci Ibu..

karena ulah oknum - oknum yang tak bertanggung jawab


sadarlah kawan....

Ibu tetaplah Ibu....

mengapa kita tak membanggakannya...

mengapa kita tak menghadiahkannya sesuatu yang bisa membuatnya tersenyum..

atau mungkin sekedar kata pujian di hari ulang tahunnya..

atau mungkin sebait do'a di hari dimana ia pernah begitu perkasa..

atau hanya sekedar ucapan " Selamat Ulang Tahun Ibu Pertiwi "

"Selamat Ulang Tahun Indonesia ku "

"Dirgahayu Ibu Pertiwi"

"Dirgahayu Indonesia"


berjanjilah kawan..mari bersama kita bergandeng tangan...

akan selalu menyayangi Ibu Pertiwi, menjaganya...

melindunginya...dan mencintainya...

hingga akhir hayat...


Tanjung Redeb, 01.01 wita

17 Agustus 2010

dedikasi buat saudara sebangsa setanah air dan patriot pahlawan bangsa...

Read More ..

Sabtu, 26 Desember 2009

...Luruh...

Labaik Allahumma Labaik ...
Ya Allah aku datang memenuhi panggilanmu...
Ya Allah aku datang bersimpuh dihadapanmu..
Ya Allah aku lemah luruh bersujud dihadiratmu..

Atas pesona keagunganmu Ya Azis...
aku menghampirimu dengan kepapaanku
segala ego dan kesombongan diri
terenggut oleh air mata penyesalan
lisan ini tak henti bertasbih memujamu

Ya Allah...Ya Nur... Ya quddus...
mataku terlalu silau memandangmu
tubuh ini melunglai tertimpa cahayamu
jiwa hamba yg kotor wujud dikesucian tanah harammu
bertafakur menggapai ridhoMu

Ya Allah...Ya Ghafur...Ya afuw...Ya Thawwab
sambutlah hamba yang menghiba ampunannmu
trimalah taubat hamba yang pernah meninggalkanMu
hamba mohonkan belas kasih Mu atas jiwa
yang penuh alfa dan dosa

Ya Allah...Ya Dzal Jalalil Wal Ikram
Hamba mohon padaMu tanggalkan semua penyakit
yang ada didiri, dihati dan pikiran hamba
segala amarah, dendam, irihati, dengki dan sombong
yang hanya membuat hamba jatuh dan jauh dariMu

Ya Allah...Ya Shamad...Ya Hakim...Ya Mujib
tiada lain tempat hamba memohon selain Engkau
Jangan biarkan hamba bergantung kepada selain Engkau
sucikanlah Jiwa hamba layaknya seorang bayi yang baru lahir
bersih suci lahiriah dan batiniah

Makkah Almukaromah...181109
posting 1 Muharram 1431 H
Ganti tulisan ini dg tulisan yg mau ditampilkan
Read More ..

Sabtu, 19 Desember 2009

Biarkan ia tau...

Saat senja menyapa mesra
mentari merona merah jingga
turun perlahan keperaduannya
seiring rasa lelah menggelitik syahdu
langitpun mulai menyuram kelabu

Ketika rindu mengetuk pintu
senandung lirih menjawab pilu
adakah hati masih menunggu
jawabmu yang kian membisu
disudut relung jiwa rasa ini terpaku

Detik, menit berkejaran dengan Ego
mencoba menepis rasa yang membuncah resah
mencoba melepas diri dari kungkungan
rasa pekat yang kian membelenggu
rasa yang kuasa membendung lara

semakin coba kuingkari
semakin terasa sesak dada ini
suara-suara sendu mengalun lirih
ego tertunduk tersipu malu di usap nurani
sayup lirih berkata "biarkan sajaa..."

Biarkan saja mengalir...
biarkan walau yang kau temui hanya ketir
biarkan saja lepas...
walau yang kau temui hanya kebas
biarkan ia tau...
walau kau tau tak mungkin bersatu

biarkan saja...usah resah...

Makkah, 191109
Ganti tulisan ini dg tulisan yg mau ditampilkan

ganti tulisan ini dg tulisan yg mau di hidden
Read More ..

SAHABAT

Sahabat, pernahkah kita mencoba memahami makna persahabatan?
Ketahuilah sobat, ia itu mengandung makna yang menggelora, namun tak pernah terangkum dalam ribuan kata-kata... kau hanya bisa merasakan dahsyat pengorbanannya, namun tak pernah mampu kau sentuh wujudnya.... ia hanya dapat kau rengkuh ketulusannya, namun tak pernah mampu kau peluk adanya....


Ia itu seperti angin yang membadai... kau hanya dapat menemukan jejak amuk di tanah-tanah yang dialaluinya, tapi kau tak kuasa menciptkan dan menghentikannya... ia ibarat api yang menyala... kau hanya dapat melihat amuk amarahnya, tapi tak sanggup kau genggam bara dan panasnya....
Read More ..

Rabu, 16 Desember 2009

Dua Hati Saling Bicara . . .

dua kali tahun berganti
dua kali hujan membasuh bukit batu
dan merendam hamparan pasir

sang surya seakan bermimpi
menyaksikan setetes embun
menetes dipuncak jabal rahma

mungkin aku terlalu lemah
dengan panas dan ganasnya padang pasir dan aku...
harus membiarkan embun itu...
menetes dan mengering dibumi

karena aku belum berhasil menangkap merpati putih
yang bertengger dimenara masjidil haram
(Makkah, 161109 07:24pm)

Keakuan yang hilang
oleh hembusan debu angin
keegoan yang musnah
tersapu oleh air wudhu

embunpun jatuh bersujud dihadirat Ilahi...
tertunduk bertasbih mencium wangi bumi...
meridhokan sang surya menghapus hadirnya yang pernah ada...
merelakan dirinya hilang tak berbekas...
(Makkah, 161109)
someone n somebody
Read More ..

Permintaan hati

hanya sekejap waktu berlari
meninggalkan semua yang pernah lahir
rasa yang tak pernah terjamah
namun terasa indah
mengingatnya sejenakpun masih membuat hati berdesir lara

Tuhan jika boleh kupinta do'a
biarkan ia menari dikekosongan ruang
biarkan nama itu terpatri dibirunya hati
biarkan kudengar gaung rindu dihampanya jiwa
dan Tuhan...biarkan ia tak pernah tau...ia tak perlu tau...
cukuplah ini jadi rahasia kita berdua..
biarlah hampanya jiwa berganti rasa..
walau yang menggantinya hanya perih...
itupun telah cukup bagiku...

Makkah,151109 dedicated for someone...thank u so much

Read More ..
 
Dear Diary Blogger Template